Tim Program Katalisator Politeknik eLBajo Commodus Hadir di Desa Wae Lolos: Gali Budaya dan Potensi Alam Lewat Website Digital || The eLBajo Commodus Polytechnic Catalyst Program Team Visits Wae Lolos Village: Exploring Culture and Natural Resources Through a Digital Website
Wae Lolos, 29 April 2025 — Tim Program Katalisator Politeknik eLBajo Commodus (PLC) melaksanakan proyek inovatif di Desa Wae Lolos dengan tujuan untuk menggali serta mendigitalisasi kekayaan budaya dan potensi alam desa melalui pembuatan website resmi. Proyek ini merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam mendukung pengembangan desa berbasis teknologi informasi. kegiatan ini didukung oleh pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan melalui Program Katalisator Kemitraan Berdikari Kemdikbudristek. || Wae Lolos, April 29, 2025 — The eLBajo Commodus Polytechnic (PLC) Catalyst Program team is carrying out an innovative project in Wae Lolos Village with the goal of exploring and digitizing the village’s cultural heritage and natural potential through the creation of an official website. This project is a tangible example of the younger generation’s contribution to supporting village development based on information technology. This initiative is funded by the Education Fund Management Agency through the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology’s Self-Reliant Partnership Catalyst Program.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini melibatkan kolaborasi antara tim Katalisator PLC dan masyarakat setempat, terutama para pemuda desa. Website yang dibangun tidak hanya akan menjadi wadah promosi pariwisata, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian budaya lokal seperti tarian, bahasa, kuliner khas, hingga sejarah adat. || This multi-day event involved collaboration between the Katalisator PLC team and the local community, particularly the village’s youth. The website that was developed will not only serve as a platform for promoting tourism but will also function as a medium for preserving local culture, including traditional dances, language, local cuisine, and indigenous history.
“Kami melihat Desa Wae Lolos memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Sayangnya, belum banyak dikenal luas. Dengan website ini, kami ingin membuka akses informasi dan menjadikan desa ini lebih dikenal dunia luar,” ujar Ketua tim Katalisator. || “We see that Wae Lolos Village has extraordinary natural and cultural riches. Unfortunately, it is not yet widely known. With this website, we want to provide access to information and make this village better known to the outside world,” said the Catalyst Team Leader.
Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat juga dilatih untuk mengelola dan memperbarui konten website secara mandiri ke depannya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian digital serta mendukung visi desa wisata berbasis kearifan lokal. || Through a participatory approach, community members are also trained to manage and update the website’s content independently going forward. This initiative is expected to foster digital self-reliance and support the vision of a tourism village rooted in local wisdom.
Dengan adanya proyek ini, Desa Wae Lolos diharapkan mampu tampil sebagai destinasi potensial yang tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kemampuannya beradaptasi dengan perkembangan digital. || With this project, Wae Lolos Village is expected to emerge as a promising destination known not only for its natural beauty but also for its ability to adapt to digital advancements.