POLITEKNIK ELBAJO COMMODUS GAGAS PROGRAM MEMBANGUN MANGGARAI BARAT DARI DESA || ELBAJO COMMODUS POLYTECHNIC LAUNCHES A PROGRAM TO DEVELOP WEST MANGGARAI STARTING FROM THE VILLAGES
Labuan Bajo (29 Maret 2023) – Dalam rangka menyemarakkan rangkaian Lustrum dan Dies Natalis Ke-5 kampus Politeknik eLBajo Commodus (PLC) menyelenggarakan Workshop Membangun Manggarai Barat Dari Desa dengan Tema “Meningkatkan Potensi SDM Desa di Manggarai Barat”. || Labuan Bajo (March 29, 2023) — As part of the celebrations for its Lustrum and 5th Anniversary, eLBajo Commodus Polytechnic (PLC) held a workshop titled “Building West Manggarai from the Village Level,” with the theme “Enhancing the Human Resource Potential of Villages in West Manggarai.”
Workshop yang mengundang kepala desa dan Camat se Manggarai Barat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM desa Manggarai Barat melalui kerjasama partisipatif antara masyarakat desa, pemerintah daerah, lembaga pendidikan dan dunia usaha dunia industri (DUDI). || This workshop, which brought together village heads and subdistrict heads from across West Manggarai, aimed to enhance the capacity of human resources in West Manggarai’s villages through participatory collaboration among village communities, local governments, educational institutions, and the business and industrial sectors (DUDI).
Dalam sambutannya Direktur PLC Prof. I Nengah Dasi Astawa menyampaikan bahwa “Salah satu faktor pendukung peningkatan kualitas SDM adalah partisipasi aktif masyarakat desa. Peningkatan kualitas SDM desa perlu menjadi prioritas setiap kepala desa agar masyarakatnya dapat adaptif terhadap tantangan global seperti pertumbuhan pariwisata di Labuan Bajo yang terfokus turis internasional”. || In his remarks, PLC Director Prof. I Nengah Dasi Astawa stated that “One of the factors supporting the improvement of human resource quality is the active participation of the village community. Improving the quality of village human resources must be a priority for every village head so that their communities can adapt to global challenges such as the growth of tourism in Labuan Bajo, which is focused on international tourists.”
Aloisisus Lahi, Asisten III Setda Manggarai Barat yang memberi sambutan mewakili Bupati Edistasius Endi menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Workshop ini “Konsep membangun Mabar dari Desa sejalan dengan RPJM Mabar. SDM jika tidak dikelola dengan baik maka akan menghasilkan sejumlah masalah, salah satunya adalah tingkat pengangguran dan kemiskinan”. Lanjut Aloisisus “Upaya peningkatan SDM berkontribusi bagi peningkatan ekonomi keluarga, desa dan akhirnya berkontribusi ke kabupaten. Menjadi kepala desa berarti mau mengabdi untuk pengembangan desa dengan melihat angka penganggurannya yang mungkin disebabkan oleh jurusan kuliah yang tidak sesuai dengan pasar kerja”. || Aloisisus Lahi, Assistant III to the West Manggarai Regional Secretariat, who delivered opening remarks on behalf of Regent Edistasius Endi, expressed his support for this workshop: “The concept of developing West Manggarai from the village level aligns with the West Manggarai Medium-Term Development Plan (RPJM). If human resources are not managed properly, they will lead to a number of problems, one of which is high unemployment and poverty.” Aloisisus continued, “Efforts to improve human resources contribute to the economic well-being of families and villages, and ultimately benefit the regency. Being a village head means being willing to serve the village’s development, especially given the high unemployment rate, which may be caused by college majors that do not align with the job market.”
Ferdinandus Pelon, Camat Pacar, turut mengapresiasi kegiatan Workshop menyampaikan bahwa “tema ini luar biasa karena merespon situasi yang dirasakan di Manggarai Barat saat ini. Pembentukan desa wisata di Manggarai Barat belum berjalan secara maksimal, hal ini disebabkan keterbatasan SDM yang belum cukup mendapatkan pendampingan.” || Ferdinandus Pelon, Head of the Pacar Subdistrict, also praised the workshop, stating that “this theme is exceptional because it addresses the current situation in West Manggarai. The development of tourism villages in West Manggarai has not yet reached its full potential, due to limited human resources that have not received sufficient guidance.”
Pengembangan SDM adalah salah satu hal yang paling utama guna dapat meningkatkan kualitas kerja yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sebagai lembaga Pendidikan tinggi satu-satunya di Manggarai Barat, Kampus Politeknik eLBajo Commodus (PLC) memiliki peran sebagai pendidik bagi desa-desa sekitar yang bertanggungjawab untuk membentuk SDM unggul dan berdaya saing. Kampus PLC dapat membantu membangun karakter bagi calon kader-kader desa yang mempunyai kapabilitas dalam menggerakkan warga desanya untuk menghadapi berbagai tantangan terkini. || Human resource development is one of the most important factors in improving the quality of work, which in turn improves the quality of life for the community. As the only institution of higher education in West Manggarai, the eLBajo Commodus Polytechnic (PLC) serves as an educational institution for the surrounding villages, responsible for developing high-caliber and competitive human resources. PLC can help build the character of future village leaders who have the ability to mobilize their communities to face various current challenges.
Pengetahuan dalam peningkatan kualitas SDM berbasiskan pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan terutama oleh para pemangku kepentingan di desa. Atas dasar inilah, Politeknik eLBajo Commodus menyelenggarakan Workshop terkait peningkatan kualitas SDM berbasiskan pemberdayaan desa yang mengundang para kepala desa di Manggarai Barat, sehingga terjadi sharing knowledge yang berguna bagi para kepala desa untuk mengembangkan potensi desanya secara mandiri. || Knowledge regarding human resource development based on community empowerment is essential, particularly for stakeholders in villages. For this reason, eLBajo Commodus Polytechnic organized a workshop on human resource development based on village empowerment, inviting village heads from West Manggarai to participate, thereby facilitating the exchange of knowledge that will help these village heads develop their villages’ potential independently.
Kegiatan Workshop Membangun Manggarai Barat Dari Desa menghasilkan rangkuman pemetaan kekuatan potensi desa, kelemahan, peluang dan tantangan serta rencana tindak lanjut. Rencana tindak lanjut yang dirumuskan diantaranya adalah rekomendasi pembentukan prodi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Mabar dan kerjasama PLC dengan pemerintah desa se Manggarai Barat dalam upaya pengelolaan potensi desa dan rekomendasi belajar/kuliah di PLC. Kegiatan workshop ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh 21 Kepala Desa, 3 Camat, 7 SMA/SMK, 4 OPD, dan 3 DUDI. || The workshop titled “Building West Manggarai from the Village Level” produced a summary mapping the villages’ strengths, weaknesses, opportunities, and challenges, as well as a follow-up action plan. The follow-up action plan includes recommendations for establishing academic programs tailored to the needs of the West Manggarai community, collaboration between the PLC and village governments throughout West Manggarai to manage village potential, and recommendations for learning and coursework at the PLC. The workshop proceeded smoothly and was attended by 21 village heads, 3 subdistrict heads, 7 high schools and vocational schools, 4 local government agencies, and 3 industry representatives.